Menu

Mode Gelap

News · 17 Nov 2021 12:35 WIB ·

Calo PNS Tipu 14 Korban dan Raup Ratusan Juta di Sumut Ditangkap


					Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Roman Smaradhana Elhaj dalam pemaparan pengungkapan kasus di Mapolres Tapanuli Selatan. [Ist]
Perbesar

Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Roman Smaradhana Elhaj dalam pemaparan pengungkapan kasus di Mapolres Tapanuli Selatan. [Ist]

Tigerbet888 Slon Online Deposit Pulsa Tanpa Potongan

Tigerbet888 Slon Online Deposit Pulsa Tanpa Potongan

TAPSEL – Polisi menangkap pelaku penipuan dan penggelapan, berinisial IED (42). Modusnya bisa membantu korbannya menjadi PNS di Kemenkumham. Dalam aksinya pelaku meraup ratusan juta rupiah dari korbannya.

“Ada 14 orang korbannya. Ada yang dari Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Sibolga dan daerah lainya,” kata Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Roman Smaradhana Elhaj, kepada wartawan, Rabu (17/11/2021).

Roman mengatakan, penangkapan IED berdasarkan laporan salah satu korban bernama Sangap Daulay. Kasus ini berawal pada Sabtu 2 Desember 2019.

Korban mendapatkan kabar bahwa pelaku bisa membantu meloloskan orang untuk masuk PNS di Kemenkumham. Korban lalu mendatani kediaman pelaku di Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan.


IKLAN UNTUK ANDA: Bingung Main Slot, tanpa ada Potongan Pulsa, Main di Tiger Bet : slot deposit pulsa tanpa Potongan


“Di kediaman pelaku, korban menyerahkan berkas dan uang Rp 150 juta. Pelaku lalu memberikan selembar kwitansi penerimaan yang ditanda tangani olehnya,” katanya.

Sekitar tiga bulan kemudian, kata Roman, korban menghubungi pelaku untuk menanyakan perkembangan soal penerimaan CPNS tersebut.

“Pelaku lalu menjawab agar korban bersabar karena penerimaan sedang dalam pengurusan,” katanya.

Pada 6 Februari 2020 pelaku sempat menghubungi korban dan meminta agar dikirimi uang Rp 5 juta untuk biaya penyesuaian ijazah. Korban kembali mengirimkan uang yang diminta pelaku.

Namun hingga Maret 2020 tidak ada realisasi atas janji-janji pelaku. Korban yang merasa tertipu kemudian membuat laporan ke Polres Tapsel pada 22 Maret 2020.

Petugas yang mendapat laporan melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku di salah satu rumah kontrakan di Medan pada 11 November 2021. Sebelumnya, ia ditetapkan menjadi DPO oleh Polres Tapanuli Selatan.

“IED dipersangkakan dengan Pasal 372 dan atau 378 KUHPidana dengan ancaman hukuman 4 tahun kurungan penjara,” tandasnya. (suara)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sadis Pria ini, Penggal Kepala Ayahnya saat Makan Malam

18 Oktober 2021 - 08:41 WIB

Deposit Pulsa Tanpa Potongan

Polri Copot Kapolsek Percut Sei Tuan Buntut PKL Tersangka Usai Dilaporkan Preman

13 Oktober 2021 - 15:32 WIB

Deposit Pulsa Tanpa Potongan

Kasihan, Tak Kuat Diteror Terus sama Debt Collector Pinjol, Nasib ibu dua anak ini menyedihkan

5 Oktober 2021 - 13:58 WIB

Nyesak, Berikut Pengakuan, Pria Korban Reynhard Sinaga

5 Oktober 2021 - 05:55 WIB

Babyproofing Made Easy At Home and On the Go

9 Juni 2021 - 20:07 WIB

World’s Most Expensive Sneakers Will Order Your Pizza

9 Juni 2021 - 20:05 WIB

Trending di News